Sari Mulyani

Duluu, saya tidak suka pelajaran mengarang. Tetapi sejak bergabun di Gurusiana, saya ditantang menulis dan menulis. Enak juga juga jadi penulis.... Hmmmm, Trims...

Selengkapnya
Navigasi Web

MENCINTAI LIMA HAL dan MELUPAKAN LIMA HAL, Tantangan menulis 365 hari ke 149

Dalam Buku Nasehat yang ditulis oleh Imam Nawawi Al-Bantani, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Akan datang pada ummatku suatu masa dimana mereka mencintai lima hal dan melupakan lima hal lainnya.” Mari kita cermati uraiannya berikut ini.

Pertama, mereka mencintai dunia, dan melupakan kehidupan akhirat. Mencintai dunia ditandai dengan menyibukkan diri dengan segala urusan dunia. Sedangkan melupakan kehidupan akhirat itu tidak pernah mendekatkan diri persiapan akhirat.

Kedua, mereka mencitai rumah-rumah yang megah dan melupakan kehidupan di dalam kubur. Mereka menyibukkan diri dengan mendirikan rumah-rumah mewah, sementara tidak mempersiapkan penerangan di alam kubur dengan bacaan Al Qur’an.

Ketiga, mereka mencintai harta benda lalu melupakan perhitungan Allah SWT. Menyibukkan diri untuk mengumpulkan harta benda, namun tidak mengingat akan perhitungan Allah SWT padanya. Sebab harta yang halal akan dihisab dan yang haram akan diberi siksaan.

Keempat, mereka mencintai keluarganya dan melupakan bidadari syurga. Mencintai keluarga dibolehkan, namun tetap berorientasi akhirat. Mengajak kepada ketaqwaan, membimbing amar ma’ruf dan nahyi munkar.

Kelima, mereka mencintai nafsunya, lalu melupakan Allah. Nafsu manusia itu selalu meminta untuk dipenuhi, baik itu sandang, pangan, papan. Terkadang hal seperti itu membawa seseorang kepada melupakan perintah-perintah yang Allah sudah tetapkan.

Allah SWT berfirman, “Mereka semua jauh dari-KU, dan AKU pun jauh dari mereka.”

Allah SWT menyesuaikan diri dengan sangkaan hamba terhadap-NYA. Aku akan bersamanya jika seorang hamba mengingat-KU. Sesiapa mendekat kepada-KU sejengal, maka AKU akan mendekat kepadanya sehasta. Siapa yang mendekat sehasta, maka AKU akan mendekat kepadanya sedepa. Dan sesiapa mendekat kepada-Ku dengan berjalan, maka AKU akan mendekati kepadanya dengan berlari.

Luar biasa sekali, kasih sayang Allah kepada hamba-hambanya.

Teringat dengan syair lagu bimbo, “… Aku jauh Engkau jauh. Aku dekat Engkau dekat…”

Wallahu a’lam.

#H-149_ Depok, 16 Juni 2020.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

search

New Post