Sari Mulyani

Duluu, saya tidak suka pelajaran mengarang. Tetapi sejak bergabun di Gurusiana, saya ditantang menulis dan menulis. Enak juga juga jadi penulis.... Hmmmm, Trims...

Selengkapnya
Navigasi Web
MEMBUAT RPP SATU LEMBAR, Tantangan menulis 365hari ke 157.
RPP satu lembar

MEMBUAT RPP SATU LEMBAR, Tantangan menulis 365hari ke 157.

Instruksi membuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) satu lembar sudah digaungkan lama oleh Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Nadiem Makarim. Namun, bagaimanakah implementasi wujud RPP satu lembar itu di lapangan? Dalam suasana Home Learning (HL), RPP ini sangat mudah dibuat dengan kreatifitas pendidik dalam mengembangkannya. Berikut ini langkah-langkah membuat RPP satu lembar yang telah penulis lakukan.

Pertama-tama, RPP satu lembar itu ada identitas RPP, seperti nama sekolah, kelas, dan mata pelajarannya. Kemudian ada Kompetensi Dasar (KD) yang akan diajarkan, yang berupa pasangan KD Pengetahuan dan KD Keterampilan. KD yang digunakan adalah KD dari Permendikbud No. 37 tahun 2018 tentang Revisi KI/KD kurikulum 2013.

Kemudian mencantumkan Topik Bahasan yang akan diajarkan. Misalnya kalau Matematika, topik Trigonometri, topik Kalkulus, topik Geometri, topik Aljabar, topik Matriks, dan sebagainya. Dalam RPP itu hendaknya juga mencantumkan metode apa yang digunakan untuk menyampaikan materi itu. Metode itu, misalnya video vonverence melalui zoom cloud meeting, menggunakan google form untuk tes dan latihan, menggunakan PPT yang diubah menjadi video pembelajaran, dan masih banyak metode lain yang dapat dilakukan selama pembelajaran secara online.

Kemudian selanjutnya adalah kegiatan pembelajaran dari awal hingga akhir pembelajaran. Kegiatan ini dituliskan apa saja yang akan murid lakukan untuk kegiatan pembelajaran. Bila ada diminta murid untuk melihat video, maka di dalam RPP itu dicantumkan link video itu.

Terakhir, disampaikan pula penilaian yang akan dilakukan. Penilaian yang dilakukan adalah penilaian sikap, penilaian pengetahuan, dan penilaian keterampilan. Penilaian sikap dapat diambil saat murid mengajukan pertanyaan, atau menjawab pertanyaan, saat murid menerima materi pelajaran, dan sebagainya tergantung pendidik itu sendiri. Penilaian Pengetahuan diambil dari nilai tes pengetahuan, baik itu tertulis maupun lisan. Ini juga tergantung pendidik yang akan mengambil kemampuan penguasaan pengetahuan muridnya. Terakhir, penilaian keterampilan yang diambil dari keterampilan siswa dalam mengumpulkan tugas misalnya. Ketepatan uraian dalam menjawab pertanyaan, dan kerapihan menuliskan jawaban dapat juga menjadi pertimbangan dalam memberikan nilai keterampilan.

RPP ini jangan lupa ditanda tangani di bagian akhirnya. Lebih baik lagi jika diketahui oleh kepala sekolah yang bersangkutan, dan dibubuhi stempel sekolah. Sebaiknya RPP dibuat sekaligus selama satu semester agar mudah dideteksi mana yang kurang dan mana yang perlu diberi penguatan.

Semoga langkah ini membawa manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan murid-murid yang teridri dari generasi z dan alfa.

Wallahu a’lam.

#H-157_ Depok, 25 Juni 2020.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

search

New Post